Kapolres Pulau Taliabu Hadiri Musrenbang Rencana Kerja Pemerintah Daerah

TribrataNews_Polres_Pulau_Taliabu > Kapolres Pulau Taliabu, AKBP Totok Handoyo, S.I.K menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Pulau Taliabu Tahun 2024 di aula Kantor Bupati Pulau Taliabu Desa Kilong Kecamatan Taliabu Barat kabupaten Pulau Taliabu.

 

Kegiatan tersebut bertemakan "Mewujudkan Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia Melalui Penguatan Saya Saing Ekonomi Masyarakat Yang Inovatif".

 

Turut hadir urut hadir Bupati Pulau Taliabu Hi. Aliong Mus, ST, Wakil Ketua 2 DPRD kabupaten Pulau Taliabu Muh. Jainal Ashar, SE, Kapolres Pulau Taliabu AKBP Totok Handoyo, S.I.K, Kepala Kejari kabupaten Pulau Taliabu, Sekda kabupaten Pulau Taliabu,Para asisten Bupati Pulau Taliabu, Para pimpinan OPD/SKPD se-kabupaten Pulau Taliabu, Para Camat se- kabupaten Pulau Taliabu serta para Kepala Desa se- kabupaten Pulau Taliabu.

 

Bupati Pulau Taliabu Hi. Aliong Mus, ST, dalam sambutannya menyampaikan bahwa sebagaimana kita pahami bersama, pelaksanaan Forum Perangkat Daerah dan Musrenbang Kabupaten ini merupakan kegiatan tahunan Pemerintah Daerah sesuai amanat Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional, dan Permendagri Nomor 86 Tahun 2017 tentang Tata Cara Perencanaan, Pengendalian dan Evaluasi Pembangunan Daerah, Tata Cara Evaluasi Rancangan Peraturan Daerah.

 

Penyelenggaraan Musrenbang RKPD Tahun 2024 merupakan penjabaran tahun ke 3 (tiga) dari pelaksanaan RPJMD Kabupaten Pulau Taliabu Tahun 2021-2026, yaitu untuk mencapai visi Mewujudkan Masyarakat Kabupaten Pulau Taliabu Yang Unggul, Berakhlak Mulia, Mandiri Dan Sejahtera, Dalam rangka mewujudkan VISI daerah tersebut diantaranya melalui Penyusunan RKPD Tahun 2024 yang kita laksanakan saat ini.

 

“ Untuk Prioritas pembangunan sebagaimana kita ketahui bahwa pada Tahun 2024 kita akan mengikuti agenda Nasional. Pemilihan Umum Serentak untuk memilih Presiden dan Wakil Presiden, DPR dan DPD pada tanggal 14 Februari 2024 yang dilanjutkan Pemilihan Kepala Daerah pada 27 November 2024” ujarnya.


Masih lanjut Bupati Pulau Taliabu, tentunya penyelenggaraan pesta demokrasi ini juga akan menggunakan sebagian anggaran daerah, beberapa isu strategis dan permasalahan pembangunan yang masih kita hadapi sampai saat ini di Kabupaten Pulau Taliabu antara lain, yaitu:

 

Meningkatnya tuntutan masyarakat untuk pemenuhan pelayanan kebutuhan dasar, Belum optimalnya pemanfaatan potensi unggulan daeran dan masi banyak terdapat masyarakat miskin ekstrim yang memerlukan penanganan.

 

Berdasarkan ketiga isu strategis daerah dan berpedoman pada RPJMD Kabupaten Pulau Taliabu Taliabu Tahun 2021-2026 serta mengacu pada Rancangan tema Pembangunan Nasional dan Tema Pembangunan Provinsi Maluku Utara, maka Tema Pembangunan Tahun 2024, yang diusung oleh Pemerintah Kabupaten Pulau Taliabu, yaitu "Mewujudkan Peningkatan Kualitas Sumberdaya Manusia dan Penanggulangan Kemiskinan Melalui Penguatan Daya Saing Ekonomi Masyarakat yang Inovatif".

 

“Perlu saya sampaikan kepada kita semua bahwa Pemerintah Kabupaten Pulau Taliabu baru saja menerima penghargaan dari Pemerintah Provinsi atas keberhasilan Penanganan Stunting di Tahun 2022. Sesuai data SSGI Kementerian Kesehatan, dari 10 Kabupaten/Kota di Provinsi Maluku Utara, Kabupaten Pulau Taliabu tercatat sebagai Kabupaten yang berhasil menurunkan angka Prevalensi Stunting tertinggi hingga mencapai 11,5 %” Bebernya


Keberhasilan yang telah dicapai ini tentunya merupakan bukti komitmen daerah, serta kerja keras mulai dari tingkat desa, kecamatan dan lintas sektor OPD yang tergabung dalam Tim Percepatan Penurunan Stunting (TP2S) yang terkoordinir secara baik dan Atas nama pimpinan Pemerintah Daerah, saya ucapkan Terima kasih.

 

Dirinya berharap agar penanganan Stunting di tahun 2023 terus dipertahankan bahkan ditingkatkan melalui peningkatan pelayanan Posyandu, Sosialisasi terpadu dan pemberdayaan masyarakat desa serta dukungan seluruh stakeholders pemerintahan.

 

“Sesuai Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2022 tentang Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem, kami mengajak kita semua untuk melihat kembali kondisi kehidupan masyarakat di pedesaan dan secara cepat mengambil langkah- langkah yang diperlukan sesuai tugas, fungsi dan kewenangan” tambahnya.

 

Sementara Kemiskinan Ekstrem merupakan kondisi ketidakmampuan dalam memenuhi kebutuhan dasar yaitu kebutuhan makanan, air minum bersih, sanitasi layak, kesehatan, tempat tinggal, pendidikan, dan akses informasi yang tidak hanya terbatas pada pendapatan, tetapi juga akses pada layanan sosial.

 

Hi. Aliong Mus menghimbau kepada seluruh Kepala Desa memperhatikan Data Desil 1-4 yang telah direkomendasikan oleh Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) sehingga seluruh Masyarakat miskin di masing-masing desa harus memperoleh Bantuan Langsung Tunai (BLT) dan kegiatan lainnya melalui APBDeS.


Kepada seluruh Pimpinan OPD dan Kepala Desa agar memastikan ketepatan sasaran, integrasi dan kolaborasi untuk menjalin program Penanganan Kemiskinan Ekstrem ini dengan melibatkan peran masyarakat.

 

“Pemerintah Kabupaten Pulau Taliabu saat ini masih memiliki ketergantungan yang cukup besar terhadap alokasi Pendapatan Transfer Pemerintah Pusat hal ini menuntut kejelian kita untuk menyusun berdasarkan skala prioritas yakni melalui kegiatan-kegiatan yang terukur.

 

“Kepada semua Pimpinan OPD dan Aparatur di Perangkat Daerah serta seluruh stakeholder untuk berpikiran terbuka, memiliki visi kedepan yang integratif dan inovatif terutama dalam memanfaatkan potensi unggulan daerah di bidang Pertanian, Perikanan dan Pariwisata yang selama ini belum tersentuh agar dapat dikembangkan dengan baik”

 

“ Bappeda harus mengkoordinir seluruh Perangkat Daerah agar mampu mengintegrasikan usulan masyarakat pada tingkat Desa dan Kecamatan ke dalam pembangunan lintas sector” Tegasnya.

 

Sementara itu Kapolres Pulau Taliabu, AKBP Totok Handoyo.,S.I.K dalam kesempatannya mengatakan, kami dari pihak Kepolisian Resor Pulau Taliabu Siap mendukung kegiatan positif pemerintah daerah.

 

“Tentunya rasa aman dan nyaman bagi semua pihak sangat kami harapkan, setiap kegiatan positif pemerintah daerah untuk masyarakat sangat kami dukung” tutupnya. Selasa 14/03/2023

Lebih baru Lebih lama