Kapolres Pulau Taliabu Lakukan Mediasi Tarif Jembatan Penyebrangan, Ini Hasilnya


Bertempat di Balai pertemuan Desa Woyo, kecamatan Taliabu Barat, kabupaten Pulau Taliabu, Kapolres Pulau Taliabu, AKBP Adnan Wahyu Kashogi, S.I.K.,MH lakukan mediasi dan musyawarah antara masyarakat Desa Kawalo dan Desa Woyo.

 

“Mediasi ini untuk mencari Solusi terkait tarif jembatan penyebrangan” kata  Kapolres Pulau Taliabu

 

Mediasi ini dilakukan atas dasar tindak lanjut aksi protes pada hari Sabtu tanggal 13 sepetember 2025 atas pemilik jembatan terapung menaikan harga tarif.

 

Hadir dalam kegiatan tersebut, Kapolres Pulau Taliabu, Danramil 1510-02, Asisten II kab. Pulau Taliabu, Kadis PU Kab. Pulau Taliabu, Kadis perhubungan Kab pulau Taliabu, Kabag Hukum Kab Pulau Taliabu, Kasat Serse Polres Taliabu, Kasat Intelkam Polres Pulau taliabu, Kapolsek Taliabu Barat, Pj kades kawalo dan PJ kades Woyo dan masyarakat desa Kawalo dan desa Woyo.

 

Adapun penyampaian dari asisten II Ma'aruf. SE. Pada hari ini kita berkumpul disini terkait adanya permasalahan Pemalangan jalan dan jembatan penyebrangan kemarin, untuk itu kedatangan kami pada hari ini di dampingi dari pihak keamanan untuk menyelesaikan permasalahan pemblokiran jalan dan tarif harga jembatan penyebrangan untuk menyelesaikan secara kekeluargaan.

 

“Kalau seandainya kita tidak bisa bermusyawarah secara kekeluargaan maka kita ambil langka sebagaimana ketentuan yang berlaku dan pemeriksaan berkas terkait dengan solusi yang terbaik” kata asisten II Ma'aruf

 

Sementara itu, Kapolres Pulau Taliabu AKBP Wahyu Adnan Kashogi S.IK. M.H. Terkait dengan adanya permasalahan tersebut sekitar dua minggu kemarin BPD kedua desa telah melakukan kordinasi terkait dengan adanya permasalahan tersebut kepada saya dan saya memanggil pemilik usaha tersebut dan melakukan mediasi terkait dengan adanya permasalahan tersebut.

 

“Kemudian dua hari atau 3 hari yang lalu saya perintahkan Kapolsek untuk hadir dalam pertemuan yang di lakukan karena ada agenda atau beberapa aksi damai yang di lakukan dan kami Masi siaga satu, kami sangat menyayangkan adanya tindakan pemalangan jalan yang dilakukan” tandasnya

 

Lanjut Kapolres, maka kedepannya ada permasalahan jembatan atau tarif mari kita diskusikan secara kekeluargaan dengan damai, saya juga berharap kedepannya jangan ada lagi penutupan jalan yang di lakukan karena akses jalan tersebut adalah jalan umum, yang mirisnya lagi terahir kami berangkat tadi ada beberapa ruas jalan yang di palang akan tetapi di titik terakhir tadi tepatnya pas di turunan dan itu sangat beresiko sekali dan bisa menimbulkan kecelakaan.

 

“Mari kita diskusi dan cari solusi yang baik, kami di sini hadir karena polri untuk masarakat, semoga masyarakat desa kawalo dan desa Woyo bisa bisa menjalankan aktifitas kembali” lanjutnya

 

Kita sudah mendengar apa yang di sampaikan bapak asisten dua mari kita cari solusi sama sama, saya sampaikan kepada bapak Andi umasangaji selaku perwakilan dari pada pengelolah jembatan penyebrangan, suda saya ingatkan beberapa hari yang lalu mari kita selesaikan permasalahan ini untuk itu kita kembalikan tarif seperti semula yaitu kendaraan bermotor tarifnya Rp. 15.000.

 

Satu kali jalan dan roda empat Rp. 50. 000.  kebutulan pak Andi ini adalah sebagian dari anggota polri, jadi disini bapak ibu sekalian harus bijak juga dalam melihat, pak Andi ini tugas tidak ada masalah beliau juga selalu pengelola tolong bantu saya untuk mengayomi masyarakat kawalo dan Woyo khususnya warga Pulau Taliabu kita hadir untuk masyarakat, ketika aspirasi masyarakat yang saat ini kondisi juga perekonomian sedang tidak baik baik saja bisa atau tidak kalau tarifnya dikembalikan seperti sebelumnya, harapanya aktifitas semakin lancar banyak orang yang mau datang ke kawalo dan Woyo.

 

Kegiatan mediasi warga masyarakat desa Kawalo dan Desa woyo Kec Taliabu Barat bertujuan untuk sama-sama mencari jalan solusi tarif harga sesuai dengan kesepakatan bersama.

 

Masyarakat dan pemilik jembatan sudah menyepakati penurunan harga tarif jembatan seperti semula. Kegiatan pembersihan pemblokiran jalan serta musyawarah dengan pemilik jembatan penghubung nursafa dapat berjalan aman, lancar dan kondusif.

 

Lebih baru Lebih lama